Sampurasun,
Yuhuuuu sempet ngeblog lagi ❤
Kali ini mau story tentang seru dan kerasnya perjalanan jauh yang ga bakal bisa dilupain seumur hidup wkwk, berkesan boss pontang-pantingnya.
Tau studi ekskursi kan? Nah berawal dari situlah cerita Malang-Bali-Lombok ini. Studi ekskursi adalah program tahunan yang dilaksanakan di setiap jurusan di kampus dengan tujuan mengenalkan mahasiswa pada dunia kerja. Studi ekskursi tersebut terealisasikan jika ada tim yang memenangkan bidding. Singkat cerita, gue ada di dalam tim dengan 5 anggota yang memenangkan bidding tersebut. Dari 5 anggota tersebut kita open rekrutmen untuk struktur kepanitiaannya.
Yaudah, itu cuma gue kasitau soal biddingnya wkwk.
Markimul....
Dari 5 orang anggota tim inti, yang bertugas survey cuma 3 ada orang termasuk gue. Semua persoalan transportasi, waktu, dan tujuan sudah kita rampungkan. Yuhuuuu asik nih jalan-jalan pake duit jurusan, bebas kompen pula wkwk.
Kita mulai perjalanan ke stasiun UI - stasiun manggarai -transit- Stasiun Pasar Senen (14.000). Gue lupa naik kereta apa yang jelas turun di Stasiun Malang Baru.
Malang
Sesampainya di stasiun Malang Baru kita ketemuan sama anak Mahasiswa Politeknik Negeri Malang, karena emang tujuan kunjungan kampus kita ke Polinema. Kita dijamu asik sama himpunan Polinema. Terus kita makan siang di Ayam Nelongso (sebrang Polinema) murah banget cuma 9.000 udah dapet paket ayam krispi lengkap dengan es teh manisnya. Dari sini gue tau Ayam Nelongso pertama kalinya, untung udah buka cabang di Depok wkwk. Selanjutnya kita check in hotel ke De Wahyu Hotel lokasinya di Batu gajauh dari Alun-Alun Batu Malang. Info nih kalo hotelnya gada lift, 3 lantai, pemandangan di lt. 3 nya gemes banget guys, deluxe sekitar 300an. Finally kita ngerasain kasur empuk dan mandi wkwk.
Malemnya kita motoran ke daerah batu untuk survey hotel lagi dan jarak antar lokasi wisata ke hotel. Tujuan kita malem itu ke Kusuma Agrowisata, hotel-hotel, dan Batu Night Spectacular. Bayangin pake motor sampe jam setengah dua pagi ke daerah Batu, supersih dinginnya wkwk. Besoknya kita checkout dan tujuan ke Museum Angkut, sayang di sini yg boleh masuk cuma 1 orang kalo untuk alasan survey rombongan.. oiya bocoran nih ya kita pake embel-embel survey untuk rombongan ke setiap tujuan kita yatujuannya agar dapet diskon atau gaperlu bayar tiket masuknya hehe. Setelah dari Museum Angkut ini tujuan kita ke Bali naik bus Malang - Denpasar, kalo ga salah dari terminal Arjosari. Maklum pendatang kena harga calo dikit yang harusnya 120.000 per orang ini jadi 190.000 per orang, tapi nyaman ko dapet makan malam, bantal, selimut, toilet, pijakan kaki, dan colokan. Untuk sampai ke Bali, bus ini akan menyebrang dari pelabuhan Ketapang - pelabuhan Gilimanuk. Waktu yang ditempuh kurang lebih 7 jam untuk Malang - Gilimanuk.
Bali
Ingat pas perjalanan ke Bali, kita kena efek antimo, karena emang sengaja waktu di kendaraan itu kita pakai untuk tidur dan mencegah mabuk perjalanan juga sih.. secara medan perjalanan di Banyuwangi tuh wah banget.
Nah, ga sadar tau-tau udah sampe di pelabuhan Gilimanuk dong kita ga cari tahu dulu kalo sampai di Gilimanuk itu cek KTP. Saat di bawah pengaruh antimo kita dibangunin sama petugas pelabuhan yang sampai naik ke bus karena cuma kita bertiga yang ga turun untuk pemeriksaan. Bener aja, gue disangka penumpang gelap karena gabisa nunjukin KTP dan berujung salam tempel hmm Indonesia.
Sampai di pelabuhan kita jalan sedikit keluar untuk nunggu Bli Bali (lupa namanya) yang akan jadi tour guide kita. FYI, kita kasih fee 900.000 untuk 3 hari sudah include mobil yang disupirin ya. Tujuan pertama kita check in hotel di Kuta dan prepare untuk survey destinasi selanjutnya. Lagi-lagi kita dapet harga kamar deluxe 350.000 dari publish price 500.000 keatas (pake embel-embel survey hotel). Lupa susunan jelasnya gimana aja, yang jelas kita ke Desa Penglipuran, Template Uluwatu, nonton Kecak Uluwatu, pantai Benoa, makan malem di pinggir pantai Jimbaran, Tanjung Benoa Water Sport, pusat oleh-oleh krisna, hotel Surya Inn. Paling berkesan menurut gue ya Desa Penglipuran, nonton tari kecak, sama makan malam dipinggir pantai Jimbaran.. mau ngulang lagi rasanya karna sebentar2 banget.
(Desa Penglipuran)
Fotonya gak tau pada kemana:(
Lombok
Lanjut ke Lombok, kita pakai Bli Lombok (Beda sama Bli yg di Bali) untuk tarif 400.000 perhari sudah termasuk mobil dan disupirin. Tujuan kita langsung perhotelan, Central Inn yang jadi pilihan untuk angkatan kita nanti. Kemudian survey restoran, pantai Tanjung Aan, pantai Kuta, Bukit Merese, Gili Meno Air dan Trawangan, pantai Mawun, pusat oleh-oleh Lombok, dan desa Sade. Dari pantai Kuta ini bisa nyebrang ke pantai Batu Payung Kalo ga salah, kalo pantai Tanjung Aan ini berdampingan dengan Bukit Merese, pantai Mawun aksesnya cukup ke pedalaman. Dari sekian pantai yang paling berkesan itu Tanjung Aan karena bisa langsung naik ke Bukit Merese yang mana kita bisa langsung nyaksiin pemandangan laut lepas Samudera Hindia dengan mata kepala sendiri huhu seketika hati lo langsung tenang. Kalo lagi beruntung, bisa liat langsung gili Air, Meno, dan Trawangan.. kalian juga bisa liat langsung karang di dasar laut karna kena pantulan cahaya matahari. Sumpah, wajib banget kalo ke Lombok ke Bukit Merese ya!!! Jangan lupa foto di pohon galau hehe. Pantai rekomendasi selanjutnya pantai Mawun dengan pasir putihnya, banyak pohon rindang, air laut tenang tapi harus tetap hati-hati ya karena pantai langsung berdampingan dengan Samudera Hindia. Oiya, tips ke Desa Sade kalo emang ganiat beli ya jangan sentuh apalagi iseng nawar terus ditinggal wkwk kalian rasain sendiri deh kenapa gue saranin gitu. Kita emang ga survey ke gili-gili tersebut tapi review gue setelah bareng rombongan, harus lama-lama di gili Trawangan sih dengan alun-alunnya yang indah dan gelato yang bervariasi hehe. Oiya tips untuk kalian, kalo emang ga stay di gili saya sarankan jam 14.00 sudah perjalanan kembali ke pelabuhan ya karena di atas jam 15.00 ombak di tengah lautnya super bikin oleng tapi serusih.
(Pantai Kuta)
(Pantai Mawun)
(Desa Sasak Sade)
(Pantai Tanjung Aan)
(Bukit Merese)
Sempet foto cuma sedikit guys:(
Bali
Setelah survey Malang - Bali - Lombok, kita kembali ke Bali untuk pulang ke Jakarta dengan Pesawat. Tiket pesawat dibawah 400.000 pakai Air Asia.
Terima kasih. Semoga bermanfaat.
With Love,
-Nana








Komentar
Posting Komentar